Wednesday, November 04, 2015

SSP: Memandang Bayang-Bayang

Di satu sudut taman
di panahan matahari
yang kelihatan hanyalah bayang-bayang hitam
pipis dan kaku

Sifat-sifat nyata sekuntum bunga
tak terdaftar
di padang penglihatan

Mungkin begitu
kau memandang aku
hanya bayang-bayang
tanpa rupa yang dapat disentuh
tiada kelembutan yang dapat dihidu
semerah manapun aku
tetap hitam di matamu

Bila matahari semakin jatuh
bayang semakin panjang
hingga larut ditelan malam
luput dari matamu
menjauh dari mimpimu

Kau memandang aku
hanya bayang-bayang
kasihan


Puisi ini diterbitkan di Mingguan Malaysia, 20 Mei 2010

No comments: